Home / Berita / Ini, Rekomendasi Institut Pertanian Bogor untuk Antisipasi Serangan Wereng Batang Coklat

Ini, Rekomendasi Institut Pertanian Bogor untuk Antisipasi Serangan Wereng Batang Coklat

Ini, Rekomendasi Institut Pertanian Bogor untuk Antisipasi Serangan Wereng Batang Coklat

 

Pandeglang, Wereng Batang Coklat (WBC) merupakan hama yang memiliki daya rusak tinggi. Selain daya hisapnya yang kuat, Organisme ini juga m enjadi vektor penular penyakit padi yakni kerdil rumput dan kerdil hampa.

Tahun 2017,  Kabupaten Pandeglang mengalami dampak buruk serangan hama yang berasal dari genus Nilaparvata ini . Saking masifnya, Tim Klinik Tanaman dari Institut Pertanian Bogor, betah berlama-lama di Pandeglang. Sejak Februari hingga juli, Tim IPB dengan serius mengamati secara komprehensif pola serangan WBC di Pandeglang.

Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, yang dimotori oleh Bidang Tanaman Pangan, sejatinya juga telah melakukan berbagai hal untuk menekan serangan hama perusak ini, baik berupa gerakan pengendalian hama dan penyakit di beberapa kecamatan, Sekolah Lapang Iklim, dan upaya lainnya bersama dengan stake holder lain baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Termasuk berkoordinasi dengan Institut Pertanian Bogor.

Hasilnya, sesuai dengan surat nomor 10850/IT3/HM/2017, IPB merekomendasikan beberapa upaya agar “tragedi” Wereng Batang Coklat tidak lagi terjadi di Pandeglang, rekomendasi tersebut di antaranya:

  • Penerapan Sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dalam pengendalian penyakit sesuai Inpres no. 3/1986 dan UU 12/192 serta PP no. 6 /1995.
  • Melakukan jeda penanaman satu musim dalam satu hamparan
  • Memusnahkan tanaman yang terserang virus kerdil hampa dan rumput karena berpotensi menjadi sumber penyakit di musim berikutnya
  • Memperbarui sistem pengamatan hama dan penyakit padi
  • Meningkatkan kapasitas SDM Pertanian, baik POPT, Penyluh dan Staf Dinas Pertanian terkait WBD
  • Membenahi distribusi, promosi dan penggunaan pengawasan pestisida untuk tanaman padi
  • Menerapkan teknologi pengendalian yang memperkuat ketahanan agro ekosist

Selain itu, dalam surat yang sama, IPB juga menuturkan mengenai penyebab utama terjadinya serangan masif Wereng Batang Coklat di Pandeglang yaitu:

  • Iklim yang cukupo basah (kemarau basah) di tahun 2017
  • Penanaman tanpa jeda dan
  • Intensitas penggunaan insektisida yang tinggi

Berdasarkan rekomendasi dan penyebab utama serangan WBC di Pandeglang yang disampaikan oleh IPB, nampaknya kerja masyarakat pertanian, termasuk aparatur semakin berat. Oleh karenanya dukungan dari berbagai pihak perlu ditingkatkan agar bencana masif serangan WBC tak lagi terulang di Pandeglang. (aj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *