Tuesday , September 26 2017
Home / Berita / Distanak Pandeglang Perlu Menyusun GAP dan GHP Hortikultura

Distanak Pandeglang Perlu Menyusun GAP dan GHP Hortikultura

distanak, IPB, hortikultura

Usaha bidang pertanian menuntuk kerja keras, baik petani sebagai pelaku utama, maupun pemerintah di berbagai level, baik pusat, provinsi maupun daerah. Kabupaten Pandeglang sebagai Kabupaten dengan potensi pertanian yang besar terus bersinergi baik dengan pelaku utama, peneliti bidang pertanian maupun dengan pemerintah provinsi dan pusat. Salasatu upaya yang saat ini dilakukan adalah disusunnya peta perwilayahan komoditas unggul daerah baik komoditas tanaman pangan maupun hortikultura.

Untuk komoditas tanaman pangan, pada tahun 2015 telah diinisiasi dengan penyusunan peta perwilayahan untuk komoditas tanaman pangan atau yang biasa disebut dengan peta Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang pada tahun 2017 direncanakan akan lebih didetailkan (delienasi). Sementara untuk komoditas hortikultura pada tahun 2016 juga disusun peta perwilayahan komoditas unggulan hortikultura yang pada hari jum’at 16 Desember 2016 telah diekspos hasilnya di Aula Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pandeglang bersama dengan stake holder Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Kajian yang dilaksanakan oleh LPPM IPB ditahun 2016 ini menunjukan bahwa lahan di Kabupaten Pandeglang secara umum memiliki kesesuaian lahan untuk berbagai komoditas hortikultura, sehingga sulit untuk ditetapkan perwilayahannya kecuali ditetapkan dengan peraturan daerah dan program Dinas Pertanian. Secara umum, kesesuaian lahan di Kabupaten Pandeglang berada pada status S2 dan S3, sehingga dengan adanya perlakuan seperti penambahan pupuk, atau perlakuan lainnya tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Namun ada satu hal yang menarik dari rekomendasi yang disampaikan oleh peneliti, yakni perlunya peningkatan kualitas produksi hotikultura yang dihasilkan di Kabupaten Pandeglang. Hasil kajian menunjukan tindakan ini belum dilakukan oleh Dinas Pertanian. Sehingga Peneliti /Pengkaji merekomendasikan agar Dinas Pertanian Pandeglang segera mempersiapkan dokumen Good Agriculture Practice dan Good Handling Practice terutama untuk komoditas hortikultura tahunan seperti manggis, durian, alpukat dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *