Saturday , November 18 2017
Home / Berita / Kadis Pertanian Pandeglang ajak Petani Gotong Royong Bangun Pertanian Lestari

Kadis Pertanian Pandeglang ajak Petani Gotong Royong Bangun Pertanian Lestari

Kadis Pertanian Pandeglang ajak Petani Gotong Royong Bangun Pertanian Lestari
Kepala Dinas Pertanian Pandeglang, H. Budi S. Januardi, S.Pt menyampaikan sambutan mewakili Bupati Pandeglang, dalam acara SL-Ekologis di Desa Ranca pinang Kec. Cimanggu (25/9/2017).

 

Pandeglang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, H. Budi S. Januardi, S.Pt.,MM mengajak petani untuk bergotong royong membangun pertanian berkelanjutan. Hal itu disampaikan Budi dalam  Sekolah Lapang Ekologis di Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), yang digelar di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang (25/9/2017).

Budi juga menyatakan, bila gotong royong dan kerjasama merupakan faktor kunci untuk menciptakan pertanian yang lestar. “Pertanian sebagai sumber daya alam bukan warisan tapi titipan untuk anak cucu kita kelak” tambahnya.

Sekolah Lapang Ekologis (SL-Ekologis) yang dilaksanakan di kawasan penyangga TNUK merupakan hasil kerjasama antara World Wide Fun (WWF) dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dengan tujuan mewujudkan ekosistem lestari untuk pangan lestari.

Selain itu, SL-Ekologis juga diharapkan dapat menjadi titik tolak optimalnya potensi dan pemberdayaan masyarakat desa akibat dari berhasilnya adopsi dan difusi inovasi di dapat selama kegiatan berlangsung.

Dinas Pertanian Pandeglang, sebagai leading sector pengembangn pertanian di Kabupaten Pandeglang juga berusaha untuk aware terkait dengan pelestarian ekosistem. Program Peningkatan Produksi Pertanian yang di tetapkan oleh OPD ini juga tak bisa lepas dari upaya menciptakan pertanian berkelanjutan.

Tahun 2017, OPD rumpun hijau ini juga telah melaksanakan Sekolah Lapang Iklim di area penyangga Taman Nasional Ujung Kulon, tepatnya di Kecamatan Sumur. Sebagai upaya penyadaran petani dalam mitigasi iklim dengan mengintegrasikan berbagai cara baik secara ilmiah maupun berbasis kearifan lokal.

Selain pihak WWF dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, hadir juga dalam Acara SL-Ekologis tersebut, perwakilan dari Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Bappeda dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Muspika Kecamatan Cimanggu, Lembaga Swadaya Masyarakat, perwakilan dari Taman Nasional Ujung Kulon, akademisi dari Universitas Mathla’ul Anwar, serta petani setempat. (aj)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *