Saturday , November 18 2017
Home / Berita / Salak Birus, Si Mungil nan Manis dari Ujung Barat Pulau Jawa

Salak Birus, Si Mungil nan Manis dari Ujung Barat Pulau Jawa

 

Salak Birus, Si Mungil nan Manis dari Ujung Barat Pulau Jawa
Salak Birus, dari Desa Cikadu, Tanjung Lesung Pandeglang foto: Ajat Juhaedi, S.ST

 

Tak hanya Sleman, Yogyakarta. Pandeglang ternyata memiliki Salak dengan rasa istimewa, Salak Birus namanya. Tumbuh dan berkembang di spot wisata, “si mungil nan manis” kini bersiap menjadi primadona di kota ujung barat pulau Jawa.

 Small is Beautiful sebuah julukan yang pantas disematkan pada Salak Birus dari Desa Cikadu, Tanjung Lesung, Pandeglang-Banten. Komoditas hortikultura ini mulai tercium potensinya dan siap untuk menjadi primadona baru bagi para peminat wisata.

Salak mungil ini memiliki tekstur yang renyah bila dikunyah, manis dan  kadar airnya relatif sedikit persis seperti salak pondoh. Hal ini menjadi wajar, sebab kehadiran  “si kulit bersisik” di tanah para santri ini tak lepas dari Salak asli Sleman itu sebagai induknya.

Birus dalam bahasa lokal berarti manis,. Salak ini merupakan hasil persilangan antara salak lokal (Salacca zalacca) dengan Salak Pondoh yang dibawa langsung dari Sleman, Yogyakarta.  Rasa manisnya hampir menyerupai gula pasir.  Kelebihan lainnya, komoditas ini ditanam secara organik, sehingga aman dari residu pestisida.

Siap di Ekspose

Even Nusantara Expo yang akan di gelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, (16-22/10/2017) merupakan momentum untuk memperkenalkan Salak Birus ke seluruh Indonesia.

Keterlibatan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang dalam even tersebut membuat Kabid Hortikultura Ir. Hj. Heni Supiani, selaku koordinator pameran dari Dinas Pertanian Pandeglang berinisiatif untuk membawa komoditas ini ke Jakarta.

 

Salak Birus, Si Mungil nan Manis dari Ujung Barat Pulau Jawa
Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Pandeglang, siap memperkenalkan Salak Birus di Nusantara Expo Jakarta (17-22/10/17) foto: Ajat Juhaedi, S.ST

 

Heni menilai, Salak Birus pantas menjadi bagian dari komoditas unggul pandeglang yang akan diperkenalkan dalam even Nusantara Expo. Mengingat komoditas ini memiliki keunggulan baik secara kompetitif maupun komparatif.

Heni juga meminta agar seluruh komponen di Kabupaten Pandeglang, mendukung pengembangan hortikultura di Pandeglang karena banyak yang memiliki nilai tambah lebih baik.

Salak Birus, dan komoditas hortikultura buah lainnya di Pandeglang diharapkan dapat mendukung Pemerintah Kabupaten, dalam program yang bertajuk  one village one product. Ucap Heni.

Kemajuan pertanian termasuk sub sektor hortikultura sejatinya harus melibatkan berbagai pihak, tak hanya pemerintah-kepedulian petani dan komponen masyarakat lainnya-menjadi salahsatu faktor penyebab berhasilnya setiap program yang telah dicanangkan (aj)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *